SKOPJE - Liverpool mengawali musim 2010-2011 dengan hasil positif. Liverpool berhasil mempermalukan FK Rabotnicki dua gol tanpa balas dalam first leg kualifikasi Europa League di Stadion Philip II Arena, Skopje, kemarin dini hari WITA (30/7).
Dengan kemenangan itu, Liverpool seolah sudah menjejakkan satu kakinya ke babak berikutnya (babak playoff). The Reds -sebutan Liverpool- praktis hanya membutuhkan hasil imbang dalam bentrok kedua di kandang sendiri, Anfield, pekan depan (5/8).
Kemenangan di Skopje sekaligus menandai awal manis Roy Hodgson sebagai pelatih Liverpool. Hodgson secara resmi menangani Liverpool per 1 Juli lalu untuk menggantikan Rafael Benitez yang hengkang ke Inter Milan.
Hodgson patut berterima kasih kepada David Ngog atas awal manis yang dicatatnya bersama Liverpool. Itu karena dua gol kemenangan Liverpool merupakan andil Ngog. Penyerang 21 tahun asal Prancis memborong dua gol masing-masing pada menit ke-17 dan ke-59.
Gol pertama lahir karena kecerdikan Ngog memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan Rabotnicki. Sedangkan gol kedua menunjukkan skill dan kematangan mantan pemain Paris Saint-Germain itu melalui tendangan akurat dari jarak sepuluh meter.
Aksi Ngog menjawab keraguan Liverpool yang turun tanpa mayoritas pemain yang berlaga di Piala Dunia 2010 lalu. Antara lain Fernando Torres, Steven Gerrard, Jamie Carragher, Glen Johnson, Joe Cole, Dirk Kuyt, Javier Mascherano, Maxi Rodriguez, hingga kiper Pepe Reina. Pemain Piala Dunia yang tampil kemarin hanya duet defender Daniel Agger dan Martin Skrtel.
“Saya sangat terkesan dengannya (Ngog). Saya pikir dia telah membayar kerja kerasnya saat latihan dan pramusim dengan penampilan brilian dalam laga ini (kemarin, Red),” kata Hodgson kepada The Mirror.
“Gol-golnya akan menjadi nilai tambah baginya, khususnya untuk kepercayaan dirinya. Seorang penyerang dituntut mencetak gol dan dia telah mendapatkannya. Itu berarti dia memenuhi harapan,” tambah mantan pelatih Fulham itu.
Berkat dua golnya ke gawang Rabotnicki, Hodgson siap memberi garansi atas masa depan Ngog. Dengan kata lain, pelatih 62 tahun itu bakal mempertahankan Ngog sebagai bagian skuadnya ke depan. Ngog memang sempat dikabarkan ingin hengkang ke West Bromwich Albion karena minim bermain di Liverpool. Ngog memang hanya menjadi pelapis Fernando Torres maupun Dirk Kuyt.
“Saya tidak bisa mencegah pemain Liverpool untuk dikaitkan dengan klub lain. Tapi, saya tidak pernah berpikir melihat Ngog meninggalkan Liverpool,” tandas Hodgson.
Selain Ngog, Hodgson memberi apresiasi kepada Milan Jovanovic. Pemain baru Liverpool asal Serbia itu tampil impresif sebagai winger kiri Liverpool. Jovanovic yang turun penuh mampu merepotkan pertahanan Rabotnicki lewat kecepatan dan penguasaan bolanya yang bagus.
“Saya puas dengan penampilan tim kami yang turun dengan perpaduan pemain senior dan junior, juga pemain baru seperti Milan (Jovanovic). Dia banyak terlibat di laga pramusim dan penampilannya sudah cukup memenuhi ekspektasi saya,” terang Hodgson.
Jovanovic pun balik merespons pujian Hodgson. “Saya senang dengan keputusan pelatih memainkan saya selama 2x45 menit. Hanya, saya berharap tetap mendapat kesempatan serupa di second leg nanti sekalipun para pemain utama kami kemungkinan bakal dimainkan semua,” kata pemain 29 tahun itu di Liverpool Echo.
Sementara dari kubu Rabotnicki, pelatih Zoran Stratev dengan sportif mengaku bahwa kans timnya lolos ke babak playoff telah berakhir. “Sekalipun Liverpool menurunkan tim keduanya, mereka tetap menakutkan. Kans kami di Anfield sangat-sangat kecil,” terangnya.(dns/jpnn)