Wingback Eddy Gunawan satu dari empat pemain Persiba Balikpapan yang masuk dalam kandidat skuad Timnas Indonesia. (FOTO: HASAN/METRO)
JAKARTA - Gambaran kekuatan timnas Merah Putih sedikit tersingkap. Ini setelah kemarin Badan Timnas Nasional ( BTN), bertempat di salah satu Café di Jakarta mengumumkan 22 pemain hasil seleksi di Makassar dan Jakarta bulan lalu. Dari nama-nama yang diumumkan terdapat beberapa pemain debutan alias sebelumnya belum pernah memperkuat timnas. Antara lain striker Persitara Tantan, bek Persib Wildansyah, kiper Persela Fauzal Mubarak, kiper Persiba I Made Wirawan, winger Persiba Eddy Gunawan.
Alfred Riedl, pelatih timnas mengatakan para pemain yang namanya diumumkan kemarin akan mulai menjalani pemusatan latihan (TC) pada 1 Agustus besok di Gelora Bung Karno Jakarta. Dari 22 nama itu dipastikan akan ada satu nama yang absent. Yaitu Bambang Pamungkas. Pemain depan Persija Jakarta itu saat ini berada di Selandia Baru untuk menjalani tes bersama klub Wellington Phoenix.
Selama satu Minggu, 22 nama yang dirilis kemarin itu harus bekerja keras menunjukkan kualitas. Sebab Riedl sudah memutuskan pada 7 Agustus akan mencoret separuhnya. Pada tanggal 8 Agustus, Alfred Riedl akan kembali memanggil 12 pemain yang berasal dari 4 klub yang saat ini tengah bertarung di Piala Indonesia 2010. Selain itu juga akan ada tiga pemain lagi yang akan diambil dari dua pertandingan Charity Games di Malang (4/8) dan Surabaya (7/8). Ke-15 pemain yang menyusul bergabung itu disebut-sebut yang memiliki kans besar memperkuat timnas. Sebab mayoritas mereka sudah berpengalaman.
Alfred Riedl menyatakan, untuk menentukan pemilihan pemain, selain kualitas individu pemain, dirinya akan sangat memperhatikan kedisiplinan pemain. "Saya hanya ingin pemain yang disiplin di dalam dan luar lapangan. Saya akan langsung mencoret pemain yang tidak disiplin saat membela timnas. Ingat, pemainlah yang harus membantu timnas, bukan timnas yang membantu pemain," cetus Alfred Riedl.
Pemain-pemain yang namanya diumumkan kemarin adalah proyeksi untuk pembentukan timnas senior yang akan berlaga di Piala AFF pada 2 -17 Desember mendatang (di Indonesia dan Vietnam).
Menyongsong ajang bergengsi di Asia Tenggara itu, sebagai ganti rencana TC jangka panjang yang gagal dilaksanakan, timnas akan melakukan TC tiga tahap. Tahap pertama pada 1 Agustus - 7 September. Tahap II dilaksanakan pada 1 -1 4 Oktober, dan TC terakhir pada 8 November - 1 Desember. "Pada 8 November itulah kami akan umumkan skuad pasti timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF," beber Riedl.
Pelatih asal Austria itu mengungkapkan, meksi sudah tercoret di TC tahap pertama dan kedua, para pemain masih berpeluang untuk kembali masuk TC tahap III. Sebab, setelah kembali ke klunya dan mengikuti kompetisi mereka akan tetap dipantau.
Sementara itu. Sekjen PSSI Nugraha Besoes menegaskan, kali ini PSSI akan sangat tegas dalam menindak pemain atau klub yang menghalang-halangi pemain bergabung dengan timnas.
"Kami tidak akan main-mian. Sudah ada sanksi berat yang kami siapkan bagi mereka yang membangkang. Piala AFF adalah adalah pertaruhan bagi bangsa Indonesia. Jika kita berhasil menjadi juara, maka Indonesia akan kembali diperhitungkan. Jika gagal lagi maka kita akan tetap dipandang sebelah mata," ujar Nugraha Besoes.(ali/jpnn)