Kamis, 09 September 2010  
Hot Topics>> Bisnis
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD    |    ATAU GUNAKAN   
UTAMA: Susu Bayi Bermelamin | Bunuh 2 Warga dan Sandera Cewek 2 Tahun | 360 Pemudik Tewas di Jalan | Dapat Cucu Ketujuh, Berharap Bebas Bulan Depan | Batu Bara Jangan Seperti Hutan | PRO KALTIM: 22 Tahun Menanti Air Bersih | Lebaran Pertama, Samarinda Banjir | TOTAL SPORT: Tunggu Guru | Ingin Sempurnakan Gelar |
   
Sabtu, 31 Juli 2010 , 12:57:00


BALIKPAPAN  -  Acara temu bisnis Kadin bersama Wali Kota H Imdaad Hamid di Hotel Santika, kemarin, juga sampai pada kesimpulan, betapa pentingnya stakeholder di kota ini memiliki database pelaku UKM dan koperasi. Sehingga, arah pembinaan pelaku UKM dan koperasi juga makin jelas dan tidak tumpang tindih.  “Memang lebih mudah kalau pelaku UKM itu membentuk kelompok usaha. Sehingga, pola pembinaannya jadi lebih fokus, termasuk dari sisi pemasaran produknya. Seperti kelompok usaha Amplang Kuku Macan, sebaiknya membentuk wadah—yang bisa dibina lewat kelompok itu,” ujar Kepala Bappeda H Soeryanto.

Kelompok usaha semacam ini, kata dia, perlu dibentuk agar pembinaan bisa lebih terarah dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dapat memiliki database yang ideal. “Jika database itu ada, baik dari sisi jenis usaha dan jumlah pelaku usahanya, maka kita akan mudah dan bisa fokus dalam memprioritaskan pembinaan,” tututrnya.

Ia mencontohkan pembinaan pelaku UKM di Jepang, yang hanya dilakukan lewat satu koperasi di satu kota, namun besarnya usaha dan lokasi  yang dikelola bisa mencapai 4-5 hektare. “Kondisinya memang berbeda dengan Indonesia. Tapi, kita bisa saja mencontoh pola pembinaan semacam ini,” tuturnya.

Dalam temu bisnis yang mengangkat topik “Peran Strategis Bappeda-Kadin Dalam Perencanaan Peningkatan Perekonomian Balikpapan Melalui Sektor UKM dan Koperasi” ini, anggota dewan pembina Kadin, Budi Setijahadi juga sempat membeberkan pemberdayaan UKM yang dilakukan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim, dengan bunga rendah bagi pelaku UKM, yang hanya sekira 9 persen.

“Jadi, kalau ingin dapat kredit dengan bunga rendah, datang ke Apindo, karena Apindo sudah meneken MoU secara nasional dengan Bank Mayapada, dimana masing-masing pelaku UKM bisa dapat kredit Rp 50 juta lewat rekomendasi Apindo,” tutur Budi yang duduk di samping Ketua Apindo Kaltim, M Slamet BS.(rud)
 
 
(0) Komentar
 
   
 
 
Olahraga
Betah di Persiba
Tidak lama lagi, Persiba Balikpapan kembali bertarung di kompetisi paling elit di Indonesia. Tim asu ...
Other
 
Hukum
Rp 30 Juta, Seminggu Habis
BALIKPAPAN-Otak pelaku pembobol uang zakat sebesar Rp 125 juta di kantor Zakat kawasan Prapatan Bali ...
Other
 
Balikpapan
Korpri Serahkan Bantuan
BALIKPAPAN --Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Pemkot Balikpapan memberikan bantuan sejumlah ...
Other
 
Metro Kota
Gubernur Sidak, Calo Tiket Raib
BALIKPAPAN--Kesiapan menghadapi arus mudik lebaran di Kota Beriman yang menjadi pintu gerbang Kalima ...
Other
 
Kaltim Post Grup:
Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng - Radio KPFM
Home Utama Balikpapan Metro Kota Hukum Metro Kaltim Olahraga Hiburan Nasional Bisnis Rubrik Special