Cara Merawat Pakaian Berbahan Denim

pakaian-berbahan-denim

Denim adalah jenis kain katun yang kokoh dengan pakan melewati dua atau lebih benang lungsin, dan ditenun menggunakan silang kepar. Kain denim adalah kain yang berasal dari kota nimes yang berada di daerah prancis. Pada awalnya kain ini dinamakan dengan serge de nimes dan kemudian disingkat menjadi de nims, lalu berubah menjadi denim.

Kain denim memiliki tekstur yang mirip seperti karpet tapi, lebih halus dan lebih tipis. Pada awalnya denim hanya mempunyai satu warna, yaitu warna indigo, namun lama kelamaan kain ini diproduksi dengan berbagai macam warna mulai dari warna hitam abu dan masih banyak lagi wana-wana yang lainnya.

Kain denim saat ini sering digunakan menjadi bahan berbagai macam pakaian, mulai dari baju, celana, rok, dan masih banyak lagi pakaian yang dibuat menggunakan bahan denim. Merawat pakaian berbahan denim memang tidak terlalu mudah tetapi juga tidak membutuhkan skill khusus. Berikut cara-cara merawat pakaian berbahan denim agar tidak mudah rusak.

1. HINDARI MENCUCI PAKAIAN TERLALU SERING

Mencuci pakaian berbahan denim terlalu sering dapat mempercepat kerusakan pada kain. Sebaiknya, kamu mencuci pakaian berbahan denim milikmu jika memang sudah benar-benar kotor atau setelah beberapa kali pemakaian. Jika belum saatnya mencuci lebih baik kamu bisa menggunakan spray anti kuman dan bakteri untuk menghilangkan seluruh kuman yang ada disana.

2. GUNAKAN DETERJEN YANG SESUAI

Gunakan deterjen yang lembut dan cocok untuk pakaian berbahan denim, hindari deterjen yang mengandung bahan kimia keras. Jika kamu menggunakan deterjen yang kasar dan berbahan kimia keras hal tersebut dapat membuat pakaian berbahan denim milikmu menjadi lebih tipis.

3. JANGAN MENGGUNAKAN MESIN PENGERING

Mesin pengering dapat merusak serat pakaian berbahan denim, dan membuatnya menjadi cepat rusak. Sebaiknya jika kamu ingin mengeringkan pakaian berbahan denim lakukan langsung penjemuran dibawah sinar matahari.

4. JANGAN DISETRIKA TERLALU PANAS

Suhu pada setrika yang terlalu panas dapat merusak serat pakaian berbahan denim, sebaiknya gunakan suhu sedang saat menyetrika pakaian atau sesuaikan pada label yang ada pada pakaian milikmu.

5. SIMPAN PAKAIAN DENGAN BENAR

Setelah selesai mencuci dan menyetrika pakaian, sebaiknya kamu melipatnya dengan rapi dan menyimpannya dengan benar. Simpan pakaian di tempat kering dan sejuk, jangan simpan pakaian di tempat yang lembab atau terkena sinar matahari langsung.

6. JANGAN GUNAKAN PAKAIAN BERBAHAN DENIM SAAT BEROLAHRAGA

Menggunakan pakaian berbahan denim untuk berolahraga dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman di badan. Selain menimbulkan rasa yang tidak nyaman berbagai macam pergerakan saat berolahraga dapat merusak kain, membuatnya lebih tipis, dan terlihat lebih lusuh

7. PERHATIKAN LABEL PERAWATAN YANG TERDAPAT PADA PAKAIAN 

Saat membeli pakaian berbahan denim seringkali terdapat label perawatan yang berada disana. Perhatikan label yang tertera pada pakaian yang kamu beli, label tersebut berisi tentang cara melakukan perawatan pakaian berbahan denim agar lebih awet dan tahan lama.

8. MEMBALIK PAKAIAN BERBAHAN DENIM SEBELUM MENCUCI

Balik posisi pakaian agar bagian dalam menjadi diluar, hal itu bertujuan untuk mencegah memudarnya warna atau gesekan pada kain yang merusak. Sebelumnya tutup resleting dan kancing yang ada pada pakaian agar tidak tertarik dan menyebabkan kerusakan.

Demikian artikel mengenai pakaian berbahan denim, lakukan cara-cara diatas agar pakaian berbahan denim milikmu lebih awet dan lebih tahan lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *